Kemitraan

Tibetan TB Project

Setelah melakukan perjalanan ke Tibet belum lama ini, Ingrid Dilley dan Thupten Dadak, seorang biarawan Tibet, mengetahui adanya krisis kesehatan di antara pengungsi Tibet. Setelah menemukan bahwa tingkat penyakit tuberkulosis (TBC) yang paling tinggi di dunia diderita oleh penduduk Tibet yang diasingkan, Ingrid dan Thupten menyampaikan Tibetan TB Project ke Young Living. Melalui proyek ini, Young Living memberi para pengungsi Tibet produk pembersih Thieves®, dan edukasi tentang kesehatan, serta berharap untuk mencegah masalah lebih lanjut yang ditimbulkan oleh penyebaran penyakit yang berpotensi mengancam nyawa ini.

Dalam artikelnya, “Tibet’s Other Fight: Tuberculosis (Perjuangan Tibet Lainnya: Tuberkulosis),” yang diterbitkan pada tanggal 28 Maret 2009, di Wisconsin State Medical Journal, Dr. Zorba Paster menyebutkan beberapa statistik yang mengkhawatirkan mengenai penduduk Tibet yang terinfeksi TBC:
Di Amerika Serikat, TBC diderita oleh empat orang dari setiap 100.000 orang.
Di India, TBC diderita oleh 130 orang dari setiap 100.000 orang.
Jumlah penduduk Tibet terasing yang menderita TBC adalah 800 orang dari setiap 100.000 orang.
Pengobatan TBC hanya memakan biaya $25 untuk enam bulan.
Dr. Paster menekankan bahwa dengan skrining dan penanganan yang benar, sebagian besar kasus TBC dapat dicegah. Untuk membantu menghentikan epidemi ini, dia memulai Tibetan TB Project dengan bantuan Dr. Richard Chaisson dan Johns Hopkins.
Dengan membuat link ini tersedia bagi pengguna, tidak berarti Young Living menyetujui isi link. Young Living menyediakan link ini untuk informasi saja.