{"id":282,"date":"2019-03-07T12:03:11","date_gmt":"2019-03-07T05:03:11","guid":{"rendered":"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/?p=282"},"modified":"2019-10-15T23:58:34","modified_gmt":"2019-10-15T16:58:34","slug":"menyimpan-essential-oil-dos-and-donts","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/id\/menyimpan-essential-oil-dos-and-donts\/","title":{"rendered":"Menyimpan Essential Oil: Do\u2019s and Don\u2019ts"},"content":{"rendered":"<p>Essential oil adalah investasi bagi gaya hidup sehat Anda. Karena itu, <strong>cara menyimpannya menjadi salah satu cara Anda melindungi investasi Anda<\/strong> ini sekaligus memaksimalkan manfaat-manfaatnya.<\/p>\n<h2><strong>Dos and don\u2019ts: Bagaimana cara menyimpan <em>essential oil<\/em> dengan benar? <\/strong><\/h2>\n<h3><strong>Tutup botol rapat-rapat<\/strong><\/h3>\n<p>Tutup botol yang rapat melindungi isi dari oksidasi, udara, atau air.<\/p>\n<ul>\n<li>Semakin sedikit kontak dengan udara, properti-properti <em>essential oil<\/em> makin terjaga. Paparan udara yang terlalu sering dan lama dapat mengubah konsistensi, aroma, dan properti <em>essential oil.<\/em><\/li>\n<li>Menutup botol dengan rapat mencegah penguapan.<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>YL tip:<\/strong> Tutup bagian dalam yang mengatur minyak menetes satu per satu juta membantu menjaga isi dari udara dan air. Jadi, jangan sampai dilepas!<img decoding=\"async\" class=\"alignright wp-image-619 size-medium\" src=\"\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2019\/03\/Copaiba_5ml-124x300.png\" alt=\"Minyak Esensial Copaiba\" width=\"124\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2019\/03\/Copaiba_5ml-124x300.png 124w, https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2019\/03\/Copaiba_5ml-200x486.png 200w, https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2019\/03\/Copaiba_5ml-400x972.png 400w, https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2019\/03\/Copaiba_5ml-422x1024.png 422w, https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2019\/03\/Copaiba_5ml-600x1457.png 600w, https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2019\/03\/Copaiba_5ml.png 690w\" sizes=\"(max-width: 124px) 100vw, 124px\" \/><\/p>\n<h3><strong>Jangan terkena panas atau sinar matahari<\/strong><\/h3>\n<ul>\n<li>Panas atau sinar matahari berlebih dapat mengurangi kualitas <em>essential oil<\/em><\/li>\n<li>Hal itu juga dapat mengubah komposisi kimia <em>essential oil<\/em><\/li>\n<li>Panas berlebih dapat menyebabkan <em>essential oil<\/em> menguap lebih cepat, sehingga menjadi kurang efektif.<\/li>\n<li>Sinar matahari berlebih dapat melemahkan <em>essential oil.<\/em><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>YL tip:<\/strong> Simpan <em>essential oil<\/em> di dalam lemari atau laci dan sebisa mungkin jangan tinggalkan di dalam moil. Idealnya adalah menyimpan <em>essential oil<\/em> di tempat yang sejuk dan gelap.<\/p>\n<h3><strong>Bawa di dalam tempat yang aman<\/strong><\/h3>\n<p>Jika Anda seperti kami, Anda juga akan membawa <em>essential oil <\/em>favorit Anda ke mana-mana jadi kemungkinan Anda akan punya <em>essential oil<\/em> di mobil, tas gym, meja kerja, bahkan dompet. Tidak apa-apa, tapi Anda perlu membawa mereka dalam tas khusus <em>essential oil<\/em>.<\/p>\n<h3><strong>Pajang <em>essential oil<\/em> Anda <\/strong><\/h3>\n<p>Anda tidak hanya suka memakainya, tapi juga memajangnya! Atur <em>essential oil<\/em> kebanggaan Anda pada rak unik dan tambahkan elemen dekorasi lain. Pastikan display Anda tidak terpapar sinar matahari dan menjadi bagian penting dari ruang rumah Anda!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><strong>Masih ada pertanyaan seputar penyimpanan <em>essential oil?<img decoding=\"async\" class=\"alignright wp-image-617 size-medium\" src=\"\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2019\/03\/Lavender_5ml-124x300.png\" alt=\"Minyak Esensial Lavender\" width=\"124\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2019\/03\/Lavender_5ml-124x300.png 124w, https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2019\/03\/Lavender_5ml-200x486.png 200w, https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2019\/03\/Lavender_5ml-400x972.png 400w, https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2019\/03\/Lavender_5ml-422x1024.png 422w, https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2019\/03\/Lavender_5ml-600x1457.png 600w, https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2019\/03\/Lavender_5ml.png 690w\" sizes=\"(max-width: 124px) 100vw, 124px\" \/><\/em> <\/strong><\/h3>\n<ul>\n<li><strong> Bolehkah saya menyimpan <em>essential oil <\/em>di dalam kulkas?<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Sebagian pecinta EO hanya menyimpan <em>essential oil<\/em> mereka di dalam kulkas. Bukan soal temperaturnya, tapi soal iklim yang konsisten. Tidak seperti ruangan di rumah Anda, kulkas selalu memiliki temperatur yang sama 24 jam, sehingga membantu menjaga kualitas <em>essential oil<\/em>. Masalahnya, Anda harus mengeluarkan <em>essential oil<\/em> dari kulkas 12 jam sebelum Anda akan menggunakannya agar kembali ke suhu ruangan.<\/p>\n<ul>\n<li><strong> Apakah <em>essential oil<\/em> bisa disimpan di dalam botol plastik?<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p><em>Essential oil<\/em> sangat poten, jadi kebanyakan justru akan menghancurkan plastik. Karena itu, kami selalu menyimpan <em>essential oil<\/em> di dalam botol kaca.<\/p>\n<ul>\n<li><strong> Apakah botol kacanya harus gelap?<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Botol kaca berwarna gelap melindungi isinya dari cahaya yang dapat mengubah komposisi. Kami rekomendasikan botol kaca gelap untuk menjaga kualitas <em>essential oil<\/em>.<\/p>\n<ul>\n<li><strong> Bolehkah membekukan <em>essential oil?<\/em><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Idenya adalah menyimpan <em>essential oil<\/em> dalam suhu yang tidak ekstrim, jadi tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Anda dapat menyimpannya di dalam kulkas, tapi jangan di dalam <em>freezer<\/em>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Essential oil adalah investasi bagi gaya hidup sehat Anda. Karena itu, cara menyimpannya menjadi salah satu cara Anda melindungi investasi Anda ini sekaligus memaksimalkan manfaat-manfaatnya. Dos and don\u2019ts: Bagaimana cara menyimpan essential oil dengan benar? Tutup botol rapat-rapat Tutup botol yang rapat melindungi isi dari oksidasi, udara, atau air. Semakin sedikit kontak dengan udara, properti-properti [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":41,"featured_media":357,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"wprm-recipe-roundup-name":"","wprm-recipe-roundup-description":"","footnotes":""},"categories":[22,23],"tags":[41],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Menyimpan Essential Oil: Do\u2019s and Don\u2019ts - Young Living Blog Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pelajari apa yang harus dan jangan dilakukan seputar menyimpan minyak esensial karena ini adalah salah satu cara yang penting untuk melindungi investasi gaya hidup sehat dan memaksimalkan manfaat mereka.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/id\/menyimpan-essential-oil-dos-and-donts\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Menyimpan Essential Oil: Do\u2019s and Don\u2019ts - Young Living Blog Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pelajari apa yang harus dan jangan dilakukan seputar menyimpan minyak esensial karena ini adalah salah satu cara yang penting untuk melindungi investasi gaya hidup sehat dan memaksimalkan manfaat mereka.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/id\/menyimpan-essential-oil-dos-and-donts\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Young Living Blog Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-03-07T05:03:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-10-15T16:58:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2019\/02\/BANNER-BLOG-DO-AND-DONT-01.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"776\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"nabilaa\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"nabilaa\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Menyimpan Essential Oil: Do\u2019s and Don\u2019ts - Young Living Blog Indonesia","description":"Pelajari apa yang harus dan jangan dilakukan seputar menyimpan minyak esensial karena ini adalah salah satu cara yang penting untuk melindungi investasi gaya hidup sehat dan memaksimalkan manfaat mereka.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/id\/menyimpan-essential-oil-dos-and-donts\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Menyimpan Essential Oil: Do\u2019s and Don\u2019ts - Young Living Blog Indonesia","og_description":"Pelajari apa yang harus dan jangan dilakukan seputar menyimpan minyak esensial karena ini adalah salah satu cara yang penting untuk melindungi investasi gaya hidup sehat dan memaksimalkan manfaat mereka.","og_url":"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/id\/menyimpan-essential-oil-dos-and-donts\/","og_site_name":"Young Living Blog Indonesia","article_published_time":"2019-03-07T05:03:11+00:00","article_modified_time":"2019-10-15T16:58:34+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":776,"url":"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2019\/02\/BANNER-BLOG-DO-AND-DONT-01.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"nabilaa","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"nabilaa","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/id\/menyimpan-essential-oil-dos-and-donts\/","url":"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/id\/menyimpan-essential-oil-dos-and-donts\/","name":"Menyimpan Essential Oil: Do\u2019s and Don\u2019ts - Young Living Blog Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/id\/menyimpan-essential-oil-dos-and-donts\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/id\/menyimpan-essential-oil-dos-and-donts\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2019\/02\/BANNER-BLOG-DO-AND-DONT-01.jpg","datePublished":"2019-03-07T05:03:11+00:00","dateModified":"2019-10-15T16:58:34+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/id\/#\/schema\/person\/ae17003363778e9af6878083f665ca3e"},"description":"Pelajari apa yang harus dan jangan dilakukan seputar menyimpan minyak esensial karena ini adalah salah satu cara yang penting untuk melindungi investasi gaya hidup sehat dan memaksimalkan manfaat mereka.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/id\/menyimpan-essential-oil-dos-and-donts\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/id\/menyimpan-essential-oil-dos-and-donts\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/id\/menyimpan-essential-oil-dos-and-donts\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2019\/02\/BANNER-BLOG-DO-AND-DONT-01.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2019\/02\/BANNER-BLOG-DO-AND-DONT-01.jpg","width":1920,"height":776},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/id\/menyimpan-essential-oil-dos-and-donts\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Menyimpan Essential Oil: Do\u2019s and Don\u2019ts"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/id\/#website","url":"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/id\/","name":"Young Living Blog Indonesia","description":"The Official Blog of Young Living","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/id\/#\/schema\/person\/ae17003363778e9af6878083f665ca3e","name":"nabilaa","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/81c3913c827b8ced30906572dffcc954?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/81c3913c827b8ced30906572dffcc954?s=96&d=mm&r=g","caption":"nabilaa"},"url":"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/id\/author\/nabilaa\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/282"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/41"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=282"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/282\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":682,"href":"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/282\/revisions\/682"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/357"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=282"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=282"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.youngliving.com\/blog\/indonesia\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=282"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}